Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

iklan HG


 

Ads

banner

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dituduh Meyerobot Lahan, Ismail Lapor Ke Polres Tebing Tinggi

Selasa, 08 September 2026 | 8.9.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T15:50:23Z
Foto: Ismail menunjukkan lahan yang dituduh Hasibuan Diserobot untuk pembuatan Sirkuit Motorcros

Tebing Tinggi, POLRIWATCHNEWS - MTPI mendatangi Polres Tebing Tinggi untuk melaporkan bahwa lahan kosong seorang warga bermarga Hasibuan telah dijadikan sirkuit motor cros oleh Ismail bersama dengan temannya. 

Warga yang tanahnya di serobot Hasibuan menjelaskan, 2 September 2026 di TebingTinggi, bahwa ia keberatan Ismail dkk tidak memberitahukan di atas tanahnya yang berlokasi di Jalan Pramuka, Kel. Pinang Mancung, Kec. Bajenis, Kota Tebingtinggi, dilakukan kegiatan pembuatan sirkuit motor cross. Surat tanah bersertifikat 10 buah itu sudah ditimbunnya beberapa tahun silam dan dibuatkannya pondasi pembatas kini telah dirusak oleh Ismail dkk. Semula di atas tanah 10 sertifikat itu direncanakannya akan dibangun rumah kontrakan. Namun rencana membagun 10 rumah kontrakan itu terkendala, hanya 3 rumah yang terselesaikan. Selebihnya tanah luasnya 4000 meter per segi itu terbengkalai pembangunannya, untuk sementara ditumbuhi rumput.
  
"Tanah itu yang sudah ditimbunnyan itu dikeruk dan pondasi batu pembatas dan ada Sertifikat hak milik atas tanah tersebut bernomor 03208, 03207, 03209, 08210, 032011,032012, 032013, 032014, 03206.02297 berbatas dengan Jalan Pramuka di sebelah Timur, setifikat nomor 02278 di sebelah Utara, dan sertifikan nomor 02292 di sebelah Selatan, sertifikat nomor 02278 di sebelah Barat",ungkap Hasibuan. 

Hasibuan sangat berharap pihak kepolisian memberikan atensi atas laporannya, agar terlapor Ismail dkk bertanggungjawab atas perbuatannya. 

Foto: Tim MTPI mendatangi Mapolres Tebing Tinggi untuk membela Hasibuan

Sementara itu Ismail ketka dikonfirmasi POLRIWATCHNEWS mengatakan, masalah lahan yang dilaporkan ke Polisi oleh pihak Hasibuan itu tidak berdasarkan fakta dilapangan dimana lahan yang dibuat sirkuit Motocross itu tidak ada kaitannya dengan lahan yang dilaporkan mereka.
     
"Ini lahan yang kita bangun sirkuit merupakan milik masyarakat dan semua masyarakat setempat setuju sehingga pembangunan sirkuit berjalan lancar namun beberapa hari ini berhenti karena ada kendala pendanaan dan intinya kita tidak ada menyerobot lahan si Hasibuan itu,silahkan cek dilokasi", ucap Ismail yang juga pelatih Tim sepak bola Kota Tebing Tinggi Senin ( 7/8/2026 ) Petang di Sirkuit Motorcros. 
    
Selain itu Kata Ismail,pihak kita siap dilaporkan ke polisi jika mereka punya bukti bukti namun jika bukti itu tidak ada kita akan melaporkan mereka ke Polresta Tebing Tinggi biar diproses secara hukum. 
   
"Kita tunggu sertifikat nya muncul dari BPN dan jika tidak ada dikeluarkan BPN berarti pembohongan publik ,yang katanya punya 3 sertifikat," kata Ismail sambil menunjukkan lahan yang dipermasalahkan.
( Suarno Arifin )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update