Foto: Ruang Kelas dan Gudang Hangus
Tebing Tinggi, POLRIWATCNEWS - Ruang kelas IX dan sebuah gudang di SMP Negeri (SMPN) 9 Tebing Tinggi, Jalan Pusaran Perjuangan, Kota Tebing Tinggi, terbakar pada Selasa (28/7/2026)
Kebakaran itu terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung.
Akibat kejadian tersebut membuat para guru dan siswa panik hingga berlarian keluar dari lingkungan sekolah.
Guru Bimbingan Konseling (BK), Maya, mengatakan api tiba-tiba muncul dari ruang kelas IX-6 yang bersebelahan dengan gudang. Kepanikan pun tak terhindarkan dan salah seorang guru dilaporkan sempat lemas dan gemetar.
"Seorang guru bernama Greta dari ruang kelas lari keluar sambil berteriak, 'Kebakaran, kebakaran.' Saya panik dan langsung menolong Bu Greta karena sudah lemas. Sementara api semakin membesar. Orang-orang langsung heboh dan menghubungi pemadam kebakaran," ujarnya.
Selain itu terlihat guru agama Drs.Marwan bedoa di tengah tengah maraknya api dan setelah berdua membimbing para siswa untuk keluar dari cari tempat aman.
"Titik awal api diduga berasal dari ruang kelas IX-6 saat siswa masih mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dan Kami mencium bau seperti sesuatu yang terbakar, kemudian terlihat api dan Anak-anak langsung kami evakuasi keluar dan dipulangkan," ucap Marwan sambil memperbaiki pecinya.
Insiden tersebut juga ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, M. Denni Saragih.
"Saya mendapat laporan dari kepala sekolah bahwa SMPN 9 mengalami kebakaran ," kata Kadis.
Menjawab pertanyaan Wartawan Kadis mengatakan,kebakaran menghanguskan satu ruang kelas dan gudang. Namun, penyebab kebakaran maupun nilai kerugian masih dalam penyelidikan.
"Belum diketahui penyebab kebakaran. Hingga saat ini kami juga belum dapat memperkirakan besaran kerugian yang dialami," ucap Denny Saragih.
Sementara itu, petugas Damkar Tebing Tinggi, Hari Prananda, mengatakan pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dari Tebing Tinggi dan satu unit bantuan dari Kabupaten Serdang Bedagai.
Menurutnya, proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti. Namun, posisi titik api yang berada di bagian belakang ruangan dan terhalang kayu serta meja membuat petugas harus membongkar sejumlah material terlebih dahulu untuk menjangkau sumber api..
Kasat Reskrim Polresta Tebing Tinggi AKP Dr.Herickson P..Siahaan, S.H.,M.Hum ketika dihubungi PWN via telepon membenarkan ada kejadian tersebut dan kasus kebakaran di SMP NEGERI 9 itu dilidik anggota Reskrim.
"Kita tunggu saja apa penyebab kejadian kebakaran tersebut, nanti akan kita panggil saksi saksi untuk dimintai keterangannya sabar ya Bang",ucap Kasat. ( WARNO )






Tidak ada komentar:
Posting Komentar