Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Haji


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

GELAP GULITA! LISTRIK PADAM MASSAL LUMPUHKAN ACEH, SUMUT, RIAU HINGGA SUMBAR – DIDUGA KUAT ADA UNSUR SABOTASE

Jumat, 22 Mei 2026 | 22.5.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-22T13:43:33Z
GELAP GULITA! LISTRIK PADAM MASSAL LUMPUHKAN ACEH, SUMUT, RIAU HINGGA SUMBAR – DIDUGA KUAT ADA UNSUR SABOTASE







 
MEDAN, 22 Mei 2026 – Wilayah Sumatera Bagian Utara hingga Tengah mendadak berubah total menjadi gelap gulita. Pemadaman listrik berskala besar (massal) melanda serentak empat provinsi sekaligus, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga Sumatera Barat pada Jumat malam (22/5/2026). Gangguan besar yang terjadi mulai pukul 18.44 WIB ini melumpuhkan hampir seluruh aktivitas masyarakat, ekonomi, pelayanan umum, hingga arus lalu lintas, dan kini muncul dugaan kuat adanya indikasi sabotase di balik insiden ini.


 
Berdasarkan pantauan dan laporan yang dihimpun Tim Media pemadaman ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, mengingat cakupan wilayah yang sangat luas dan terputusnya aliran listrik hampir secara bersamaan di ribuan kilometer jaringan. Informasi awal menyebutkan, gangguan berawal dari sistem gardu induk pembangkitan dan jaringan transmisi tegangan tinggi yang menjadi penghubung utama antara sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dengan Sumatera Bagian Tengah (SBT).
 
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, membenarkan terjadinya anomali besar pada sistem transmisi tersebut. Menurut penjelasannya, gangguan teknis teridentifikasi pada jalur jaringan transmisi 275 kV Ruamai–Muaro Bungo. Kerusakan atau gangguan pada jalur vital ini langsung memutus interkoneksi pasokan listrik, sehingga memicu efek domino yang membuat sistem kelistrikan di wilayah utara dan tengah Sumatera langsung mengalami blackout atau mati total.
 
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang sangat besar ini. Saat ini terdeteksi gangguan serius pada sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi utama. Seluruh tim teknis kami saat ini sedang berjibaku di lapangan melakukan proses pemulihan sistem atau recovery. Namun kondisi sistem saat ini sangat kompleks," ungkap Ajrun Karim dalam keterangan resminya, Jumat malam.
 
DAMPAK LUAS: LAMPU PADAM, JALAN RAYA GELAP, AKTIVITAS TERHENTI
 
Akibat pemadaman masif ini, ratusan ribu hingga jutaan rumah tangga, perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit, fasilitas publik, hingga menara jaringan komunikasi di kota-kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Padang, dan Banda Aceh langsung kehilangan aliran listrik.
 
Dampak paling nyata langsung terasa di jalan raya. Sejumlah persimpangan utama dan lampu pengatur lalu lintas mati total, menyebabkan kemacetan parah dan kekacauan arus kendaraan karena jalanan yang serba gelap dan minim penerangan. Aktivitas ekonomi dan pelayanan publik pun terpaksa berhenti total seketika.
 
DIDUGA KUAT ADA SABOTASE DAN KELALAIAN BERAT
 
Di tengah proses penanganan teknis, berbagai kalangan masyarakat dan pengamat energi mulai menyuarakan kecurigaan mendalam. Gangguan yang terjadi pada jalur transmisi utama tegangan tinggi dengan dampak sebesar ini dinilai tidak wajar jika hanya dianggap sebagai kerusakan teknis biasa. Banyak pihak menilai ada indikasi kuat tindakan sabotase yang sengaja dilakukan untuk melumpuhkan pasokan energi di wilayah strategis Sumatera.
 
Pertanyaan besar kini muncul: apakah ini murni kerusakan alat, kurangnya perawatan infrastruktur, atau memang ada tangan-tangan yang sengaja merusak gardu dan jaringan vital tersebut? Pasalnya, pemadaman yang meluas hingga ke empat provinsi sekaligus dalam waktu berdekatan merupakan hal yang sangat jarang terjadi dan memerlukan penelusuran mendalam dari pihak berwenang.
 
WAKTU PEMULIHAN LAMA, MASYARAKAT DIMINTA WASPADA
 
Pihak PLN memperkirakan kondisi ini tidak akan pulih dalam waktu singkat. Berdasarkan evaluasi sementara, pemulihan total sistem dan penyeimbangan ulang jaringan diperkirakan memakan waktu cukup lama, berkisar antara 6 hingga 8 jam ke depan, tergantung tingkat kerusakan dan keberhasilan penyambungan kembali di lapangan.
 
Hingga berita ini diturunkan pukul 19.29 WIB, tim teknis masih bekerja keras namun belum ada kepastian kapan aliran listrik akan kembali normal sepenuhnya. PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, berhati-hati di tengah kegelapan, serta menghemat penggunaan listrik saat nanti aliran mulai dipulihkan agar sistem tidak kembali terganggu.
 
Kondisi darurat ini kini menjadi sorotan publik. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turut menyelidiki insiden ini. Jika terbukti ada unsur kesengajaan atau sabotase, maka ini adalah tindakan kejahatan besar yang merugikan negara dan rakyat jutaan rupiah, dan pelakunya harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
 (tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update