Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

iklan HG


 

Ads

banner

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkelahian Antar Pelajar SMK Di Tebing Tinggi, Mantan Koramil Terkena Pukulan dan 4 Siswa Babak Belur.

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22.8.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-22T13:42:55Z
Foto: Siswa SMK BUDI NASIONAL yang menjadi korban Perkelahian Antar Pelajar Di Tebing Tinggi.

Laporan Suarno Arifin
Jurnalis POLRIWATCHNEWS 

Tebing Tinggi, POLRIWATCHNEWS - Warga Kota Tebing Tinggi menyesali adanya perkelahian Antar Pelajar SMK setelah sholat Jumat ( 21/8/2026 ) di komplek Perkantoran Pemko Tebing Tinggi tepatnya di belakang kantor Dukcapil Kota Tebing Tinggi .Akibat perkelahian Antar Pelajar tersebut 4 siswa babak belur dan di ke RS Bhayangkari Tebing Tinggi dan seorang guru mantan Koramil terkena tunjangan dan pukulan.

Informasi yang diperoleh Wartawan perkelahian Antar Pelajar SMK Swasta Budi Nasional kota Tebing Tinggi dengan SMK Negeri 2 kota Tebing Tinggi terjadi setelah adanya ketersinggungan diantara para pelajar dimana Pelajar SMK Budi Nasional membawa bendera SMK Negeri 2 dengan mengendarai sepeda motor melintas di jlan raya.
    
Melihat Siswa Budi Nasional membawa bendera SMK 2 ,para pelajar tersinggung dan takut nama besar SMKN 2 teecemar di masyarakat karena mengendarai sepeda motor sambil bawa bendera dan para pelajar SMKN 2 menghubungi pihak sekolah SMK Budi Nasional untuk minta maaf.

Selanjutnya pihak sekolah Budi Nasional mengarahkan Siswa nya untuk mintamaaf kepada pihak SMK N 2 dan para siswa Budi Nasional datang ke sekolah SMKN 2 dan sebelum sampai SMKN 2 para pelajar ribut dan terjadilah perkelahian massal.
    
Mendengar adanya perkelahian ,pihak guru Budi Nasional Amon Nainggolan datang ke lokasi dan tanpa sadar pelajar memukul guru tersebut yang juga mantan koramil dan setelah pihak Babinsa dan Babhikamtibmas tiba di lokasi perkelahian berakhir dan selanjutnya pelajar yang mengalami luka luka dibawa ke RS BHAYANGKARI Tebing Tinggi untuk perawatan. 

Kepala Sekolah SMK Swasta Budi Nasional Tebing Tinggi Agus Primanto ketika dihubungi Wartawan membenarkan adanya peristiwa itu dan persoalan perkelahian itu sudah selesai namun masalahnya masih menunggu mediasi dari pihak yang terkait. 
    
"Sebenarnya peristiwa itu tidak sampai terjadi jika para siswa mampu menahan emosi tetapi karena ada nya ketersinggungan dan phak kita belum tau siapa yang memulai perkelahian ini karena hari Senin besok baru di mediasi antara para pelajar ",tegas Agus
    
Agus menambahkan ,para pelajar Budi Nasional yang mengalami luka luka dalam perkelahian itu ada 4 orang yakni, Nuhamad aidil , syahrul Maulana, Febri Deri Angga, dan N.Zahran Muazzam dimana 2 orang rotgen badan dan ct scan kepala,1 orang memar / bengkak di mata sebelah kanan,serta seorang lagi cedera ringan.


"Pihak orang tua dari siswa Budi Nasional yang anak nya menjadi korban ingin berdamai secara kekeluargaan tetapi jika nanti dalam mediasi tidak ada ditemukan perdamaian maka akan ditempuh jalur hukum,itulah pesan orang tua siswa yang anak nya korban dalam perkelahian itu ",Agus Primanto.,( RED )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update