Foto: Ibu Kalvin Silalahi menangis histeris melihat kondisi anaknya setelah ditabrak kereta api
Tebing Tinggi, POLRIWATCHNEWS - Sebuah kereta api Kutuba Cargo yang melaju kencang dari stasiun kereta api Tebing Tinggi menuju Medan menabrak pengendara sepeda motor Kalvin Silalahi ( 22 ) warga Jalan Perladangan Kelurahan Sri Padang Kota Tebing Tinggi Sabtu ( 8/8/2026) di perlintasan kereta api Jalan lama Kota Tebing Tinggi.
Infornasi yang dihimpun POLRIWATCHNEWS di TKP,,saat itu Kalvin Silalahi mengendarai sepeda motor Honda jenis Vario yang baru dibeli dengan nomor polisi BK 2927 NBC berangkat dari rumahnya sekitar pukul 17.30 WIB ingin menuju ke tempat kerjanya di Bank BCA Tebing Tinggi.
Dalam perjalanan ketika sampai di perlintasan kereta api Jalan lama yang tidak terpalang Kalvin melintas namun saat melintas kereta api sudah dekat dan langsung kereta api menabrak Kalvin sehingga korban teirpental sampai Gereja HKBP .
Mendengar adanya kabar tabrakan kereta api masyarakat setempat langsung melihat korban yang sudah terkapar dan menghubungi pihak keluarga korban.
Tidak lama kemudian ibu korban langsung melihat kondisi anaknya yang sudah kritis dan langsung dibawa ke RS Pamela Kota Tebing Tinggi naik mobil Pick up.
Sementara itu Tim LAKA Lantas Polresta Tebing Tinggi Mendapat laporan masyarakat langsung bergerak ke TKP dan Tim Laka turun dipimpin Kanit Laka Ipda Sandro Sinaga bersama IPDA NJ SILALAHI, PAMAPTA III IPDA FERRY SIAGIAN, Beserta piket pungsi, dan Piket SPK Polsek Rambutan Aiptu HIDAYAT, dan personil lantas pulbaket .
Kapolrsta Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya,S.I.K melalui Kasi Humas AKP Mulyono ketika dihubungi Wartawan membenarkan ada nya kejadian tersebut dan pihak Laka masih melakukan olah TKP.
Foto: Petugas Laka Lantas Polresta Tebing Tinggi melakukan Olah TKP di Perlintasan Kereta Api Jalan Lama Kota Tebing Tinggi.
"Korban tabrakan kereta api Kalvin Silalahi setelah tertabrak langsung dibawa masyarakat setempat ke RS Sri Pamela Tebing Tinggi untuk pertolongan dimana korban mengalami luka yang cukup serius disekujur tubuhnya dan nyawa nya tidak tertolong dan jenazah korban setelah divisum dibawa pulang pihak keluarganya sedangkan sepeda motor korban dibawa ke bagian GAKKUM Polresta Tebing untuk proses lebih lanjut tegas ",tegas Mulyono.
( WARNO )






Tidak ada komentar:
Posting Komentar